Sabtu, 28 Maret 2020

ARTIKEL DESAIN DAN IMPLEMENTASI LAN


TUGAS 1

PENGERTIAN DAN IMPLEMENTASI LAN
Apa yang dimaksud dengan LAN (Local Area Network)? Pengertian LAN adalah suatu jaringan komputer dimana cakupan wilayah jaringannya sangat kecil atau terbatas. Misalnya, jaringan komputer kantor, sekolah, rumah, atau di dalam satu ruangan saja.
Pada umumnya jaringan LAN digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada di dalam wilayah kecil atau berdekatan. Misalnya jaringan komputer di dalam ruang laboratorium sekolah yang saling terhubung sehingga proses pertukaran data bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
Pada dasarnya fungsi utama jaringan LAN adalah untuk menghubungkan beberapa komputer di dalam jaringan sehingga proses kerja menjadi lebih mudah dan cepat. Sesuai dengan pengertian LAN yang dijelaskan sebelumyan, adapun tujuan LAN adalah sebagai berikut:
  1. Untuk menghubungkan beberapa komputer dalam suatu wilayah kecil.
  2. Untuk memungkinkan dilakukannya komunikasi antar komputer dan perangkat dalam jaringan.
  3.  Untuk memungkinkan dan mempercepat proses berbagi data dan program antar komputer di dalam jaringan.
  4.  Membantu menghemat biaya operasional karena perangkat dalam satu jaringan dapat dipakai secara bersama-sama (misalnya: printer, server, dan lain sebagainya).


Kelebihan jaringan LAN :
1.Mengiriman data lebih cepat antar komputer
2.IP hanya sampai di switch kemudian router yang menghubungkan dengan IP Publik.
3.Membuat efisiensi kerja lebih produktif sekaligus lebih efektif juga.
4.Memangkas penggunaan kabel, jika dibandingkan dengan connect one by one.
5.Tidak memerlukan jaringan internet untuk terhubung dari komputer satu dengan lainnya yang dapat menghemat pengeluaran.

Kekurangan jaringan LAN :
1. Luas cakupan sempit
2. Rentan terkena virus jika salah satu PC yang terhubung terinfeksi.
3. Kecepatan modem menjadi lemot akibat PC yang banyak antivirus

Penggunaan jaringan local atau LAN di dalam kehidupan sehari-hari:
1) Biasanya, satu lokasi kampus terdiri dari beberapa gedung, dimana setiap gedung memiliki koneksi LAN kecil. Agar seluruh gedung bisa menggunakan koneksi jaringan LAN, maka dibuatlah sebuah topologi tree menggunakan bridge, sehingga terbentuknlah sebuah jaringan LAN besar yang bisa diakses oleh seluruh gedung di dalam kompleks kampus tersebut.
2) LAN pada warnet juga merupakan salah satu contoh umum di kehidupan sehari-hari. LAN pada warnet biasanya menggunakan topologi star, dimana setiap client dapat terhubung dengan satu buah server.
3) Terhubungnya antara perangkat komputer dgn jaringan telepon, baik dengan menggunakan kabel atau dengan tanpa kabel/wireless, untuk bisa terhubung ke internet
4) Sharing Data
5)  Internet
6) Telephone
7) Sambungan Laptop/PC ke TV
8)Setting router / access point

KLASIFIKASI JARINGAN LAN
Saat ini, sebagian besar LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet dan dilengkapi perangkat switch dengan kecepatan tranfer data 10, 100, atau 1000 Mbits/ second. Selain itu, ada juga teknologi 802.11b (Wi-fi) yang banyak dipakai untuk membentuk LAN, dimana area yang menyediakan koneksi LAN berteknologi Wi-fi disebut dengan hotspot.

TOPOLOGI JARINGAN LAN

A. Topologi BUS
 

Topologi bus terdiri daripada beberapa komputer yang disambungkan kepada satu kabel utama dengan menggunakan terminator. Kabel yang digunakan adalah kabel sepaksi, (coaxial kabel 50 ohm) dan penyambung RG58. Jarak maksimum kabel adalah 185 meter.

Kebaikan Topologi Bus :
-          Senang untuk menambah atau mengurangkan komputer dan nod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
-          Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas.
-          Murah.
-          Sesuai untuk rangkaian yang kecil.

Kelemahan Topologi Bus :
-          Jika kabel tulang belakang (Backbone) atau mana-mana nodnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi.
-          Memerlukan terminator untuk kedua-dua hujung kabel tulang belakang .
-          Sukar mengesan kerosakan.
-          Perlu pengulang (repeater) jika jarak LAN juah.
-          Perisian tambahan diperlukan untuk mengelakkan perlanggaran (collision) data

B. Topologi STAR
 

Topologi start menyambungkan setiap node (komputer dan peralatan lain) ke hub atau switch. Data yang dihantar dalam topologi bintang akan melalui hub atau switch sebelum ke destinasinya. Hub juga berfungsi mengawal dan menyelia penghantaran data dalam rangkaian. Kabel yang digunakan adalah kabel pasangan terpiuh (unshielded twisted pair) atau fiber optic.

Kebaikan Topologi Star :
-          Mudah untuk menyambungkan kabel rangkaian
-          Mudah mengenalpasti masalah
-          Tiada gangguan pada sistem rangkaian apabila menyambung atau membuang peralatan dalam rangkaian.

Kelemahan Topologi Star :
-          Memerlukan kabel yang panjang (setiap node satu kabel)
-          Sekiranya hub gagal fungsi keseluruhan rangkaian tidak dapat beroperasi
-          Kos pemasangan yang lebih berbanding topologi bus.

C. Topologi MESH
 

Pada topologi mesh tiap komputer terhubung langsung dengan komputer lain (peer to peer).Setiap komputer mempunyai jalur sendiri-sendiri dengan komputer lain, sehigga tidak akan terjadi collision domain.

Kelemahan topologi mesh :
-          penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga dibutuhkan dana yang besar.
Keuntungan topologi Mesh :
-          apabila ada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur yang lain.


D. Topologi RING

 

Topologi ring menghubungkan komputer dalam satu bentuk lingkaran kabel. Sinyal yang dikirim akan berkeliling dalam satu arah dan melalui tiap komputer. Tiap komputer dalam topologi ring ini akan berfungsi juga sebagai repeater (penguat sinyal) dan mengirimkan sinyal ke komputer di sebelahnya. Karena tiap sinyal melalui tiap komputer, maka jika satu komputer mengalami masalah dapat berpengaruh ke seluruh jaringan.

Kelebihan topologi ring :
-          lebih hemat kabel dan tidak terjadi tabrakan saat pengiriman data karena hanya satu node yang dapat mengirimkan data dalam satu waktu.

Kekurangan topologi ring:
-          jika satu titik mengalami gangguan, maka komunikasi data akan terganggu.
-          pengembangannya kurang fleksibel.

E.  Topologi TREE
 

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

Kelebihan topologi tree:
-           terbentuk suatu kelompok node yang dapat digunakan setiap saat.

Kekurangan topologi tree:
-           jika node tertinggi tidak berfungsi, maka akan berpengaruh terhadap kelompok lain yang ada di bawahnya.

F. Topologi Hybrid
 

Topologi hybrid atau campuran merupakan gabungan dari dua atau lebih topologi berbeda sehingga menghasilkan jaringan baru yang berbeda dari topologi standard.

G. Topologi Daisy Chain

 

Topologi daysi chain merupakan peralihan dari topologi bus dan topologi ring. Tiap node terhubung langsung ke dua node lain melalui segmen kabel, tetapi segmen membentuk saluran, bukan lingkaran penuh, sehinga antar node terhubung secara seri.

Kelebihan topologi daisy chain:
-           pemasangan dan pemeliharaannya mudah.

Kekurangan topologi daisy chain:
-           jika node di tengah mengalami masalah maka akan berdampak pada seluruh jaringan termasuk ketika menambahkan node di tengah, jaringan akan mati untuk sementara.

ARSITEKTUR LAN
Arsitektur Jaringan terdiri dari metoda akses dan format paket. Arsitektur yang umum digunakan dalam jaringan LAN adalah berbasis kabel elektrik, melalui perkembangan teknologi optik kini banyak digunakan juga serat kabel optik sebagai media alternatif beserta kelebihan dan kekurangannya.
Sistem pengkabelan telah dibahas pada Media Trasmisi Wired pada bagian ini akan dibahas arsitektur topologi, metode akses, dan format paket.
Arsitektur jaringan lahir pada masa kondisi transisi. ARCnet, Ethernet dan Token-Ring merupakan salah satu contoh arsitektur lama yang akan segera digantikan dengan arsitektur lain dengan kecepatan yang lebih tinggi.
Arsitektur jaringan yang sekarang banyak dipakai, meskipun dianggap obsolute, mendukung transmisi mulai dari 2,5 Mbps untuk jaringan ARCnet, 10 Mbps Ethernet dan 16 Mbps untuk jaringan Token-Ring. Arsitektur Jaringan ini telah dikembangkan untuk kinerja yang lebih tinggi, pada jaringan ARCnet ditingkatkan menjadi ARCnet Plus 20Mbps dan Ethernet ditingkatkan menjadi 100 Mbps Fast Ethernet dan 1000 Mbps (1 Gbps) dengan nama Gigabit Ethernet.Selain pengembangan yang sudah ada, juga mulai diimplementasikan arsitektur baru seperti serat optik atau Fiber Distributed Data Interface (FDDI) dan Asynchronous Transfer Mode (ATM). Teknologi terakhir untuk serat optik adalah Synchronous Optical Network (SONET).
Selain jaringan kabel tembaga dikenal juga jaringan nirkabel atau wireless. Jaringan nirkabel menggunakan sistem transmisi gelombang radio dan gelombang mikro (microwave). Serat optik mempunyai kelebihan yang sama dengan nirkabel dibandingkan jaringan kabel tembaga yaitu jangkauan jarak yang lebih jauh. Serat optik banyak dipakai untuk lintas pulau dan lintas negara yang lebih sering disebut kabel-laut, sedangkan nirkabel menggunakan komunikasi satelit. Kelemahan komunikasi satelit dibandingkan kabel-laut adalah komunikasi satelit mempunyai delay waktu yang lebih tinggi.
Arsitektur LAN menggambarkan baik topologi fisik dan logika yang digunakan dalam jaringan :

-          Ethernet
Arsitektur Ethernet didasarkan pada standar IEEE 802.3. IEEE 802.3 standar menetapkan bahwa jaringan menggunakan Carrier Sense Multiple Access dengan Collision Detection (CSMA / CD) metode akses kontrol. Dalam CSMA / CD, host akses jaringan menggunakan yang pertama datang, pertama dilayani siaran metode topologi untuk mengirimkan data.
Ethernet menggunakan topologi bus logis atau siaran dan baik topologi fisik bus atau star. Sebagai memperluas jaringan, jaringan Ethernet kebanyakan diimplementasikan menggunakan bintang diperpanjang atau topologi star hirarkis. kecepatan transfer standar adalah 10 Mbps dan 100 Mbps, tetapi standar baru garis Gigabit Ethernet, yang mampu mencapai kecepatan sampai dengan 1000 Mbps (1 Gbps).

-          Token Ring
IBM Token Ring awalnya dikembangkan sebagai sebuah arsitektur jaringan yang handal berdasarkan metode akses token-passing kontrol. Token Ring sering terintegrasi dengan sistem mainframe IBM. Token Ring digunakan dengan komputer dan mainframe.
Token Ring adalah contoh arsitektur di mana topologi fisik berbeda dari topologi logis. Token Ring Topologi ini disebut sebagai bintang-cincin kabel karena penampilan luar dari desain jaringan bintang. Komputer terhubung ke sebuah hub pusat, yang disebut unit multistation akses (MSAU). Di dalam perangkat, namun, kabel data membentuk jalur melingkar, menciptakan sebuah cincin logis. Cincin logis yang dibuat oleh token bepergian dari port MSAU ke komputer. Jika komputer tidak memiliki data untuk dikirim, token dikirim kembali ke port MSAU dan kemudian keluar port berikutnya ke komputer berikutnya. Proses ini berlanjut untuk semua komputer sehingga menyerupai sebuah cincin fisik.

-          FDDI
Antarmuka data terdistribusi serat (FDDI) adalah jenis jaringan Token Ring. Pelaksanaan dan topologi FDDI berbeda dari arsitektur Token Ring IBM LAN. FDDI sering digunakan untuk menghubungkan beberapa gedung di kompleks kantor atau di kampus universitas.
FDDI berjalan pada kabel serat optik. FDDI menggabungkan kinerja kecepatan tinggi dengan keunggulan dari topologi token ring-lewat. FDDI berjalan pada 100 Mbps pada topologi dual-ring. Cincin luar disebut ring primer, dan cincin bagian dalam disebut ring sekunder.
Biasanya, arus lalu lintas hanya pada cincin primer. Jika cincin primer gagal, data secara otomatis mengalir ke cincin sekunder dalam arah yang berlawanan.
Sebuah ring FDDI dual mendukung maksimum 500 komputer per cincin. Jarak total dari masing-masing panjang dari cincin kabel adalah 100 km (62 mil). Sebuah repeater, yang merupakan perangkat yang melahirkan kembali sinyal, diperlukan setiap km 2 (1.2 mil). Dalam beberapa tahun terakhir, banyak jaringan Token Ring telah digantikan oleh jaringan Ethernet lebih cepat.

PERANGKAT KERAS & LUNAK LAN
Perangkat keras :
1. Jaringan komputer yang menggunakan media kabel,pastilah menggunakan kabel untuk menghubungkan beberapa komputer, ada beberapa macam kabel yang bisa digunakan yaitu,UTP (Unshielded Twisted-Pair),Coaxcial,fiber optic.
2. Network Interfaces Card (NIC ), Suatu Perangkat atarmuka untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.
3. Switch atau Hub, Perangkat yang digunakan untuk mengatur komunikasi data untuk mengkoneksikan kabel UTP yang biasanya menggunakan topologi Star , perangkat ini berfungsi sebagai terminal dari beberapa komputer.
4. Server, komputer khusus atau komputer yang dijadikan sebagai sentral untuk pengolahan data dan  komunikasi lainya, seperti : webmail,webserver,ftp.
5. Repeater, perangkat ini untuk mengatur memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen LAN dan memancarkannya kembali dengan kekuatan yang sama dengan signal asli pada segmen  kabel lan yang lain.
6. Bridge, perangkat untuk memisahkan jaringan yang luas menjadi sub jaringan yang lebih kecil,bridge juga digunakan untuk menghubungkan dua jenis jaringan yang berbeda.
7. Router, perangkat yang akan melewatkan paket IP dari suatu jaringan ke jaringan yang lain, menggunakan metode addressing dan protocol tertentu untuk melewatkan paket data tersebut.
8. Modem ( Modulator Demulator) , perangkat optional ini digunakan jika ingin menghubungkan jaringan ke internet,modem dikoneksikan dengan jaringan yang lain tergantung dari layanannya/ISP.

Perangkat lunak :
1. Sistem Operasi: Ms-Dos,OS/2, Windows,NT
2. Sistem Operasi Network ( NOS = Network Operating Sistem ) yang digunakan untuk membangun suatu jaringan ,baik berbasis windows maupun sistem operasi yang berbasis multiuser (Unix/Linux,Netware,Windows NT-SERVER,Windows 2000 server, Windows XP,Windows 7 ,windows 8 dan windows 10).
3. Protocol, software yang diperlukan untuk menghubungkan antara client dengan client atau dengan server.
4. Program Aplikasi , Program aplikasi yang berbasiskan jaringan,yang dibuat khusus untuk memudahkan user dalam monitoring dan manajemen informasi contohnya Program Aplikasi untuk sistem informasi kampus,Sistem nilai,sistem akutansi.
5. Internet Sharing, Program aplikasi atau utility untuk internet Connection Sharing yang memungkinkan user dapat memanfaatkan fasilitas internet bersamaan didalam sebuah jaringan.

DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar